INFO
  •  Selamat datang di Website Dinas Pemuda Olahraga dan pariwisata Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara 
  •  Terima kasih telah mengunjungi website kami 

18 Pelajar

Jumat, 7 April 2017

18 Pelajar Bulungan Ikuti seleksi Terakhir Paskibra

Pertengahan April Sudah ke Provinsi

SELEKSI KETAT: Tim seleksi paskibra Bulungan mengawasi dengan ketat satu per satu peserta untuk mewakili Bulungan di tingkat Provinsi Kaltara. SOPIAN RADAR KALTARA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR-Sebanyak 18 pelajar terbaik dari 9 kecamatan minus Kecamatan Peso Hilir mengikuti seleksi terakhir pasukan pengibar bendara (Paskibra) tingkat Kabupaten Bulungan yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporpar) Bulungan, di lapangan Agatis, Tanjung Selor, Kamis (6/4).

Kepala Disporpar Bulungan Datu Jamlus melalui Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dharmawan menjelaskan, yang lolos dari seleksi tingkat kabupaten akan mengikuti seleksi tahap selanjutnya di tingkat provinsi Kaltara sekaligus untuk seleksi tingkat nasional.

“Yang diambil dari seleksi ini hanya 13 orang, enam putri dan tujuh putra,” ujarnya kepada Radar Kaltara kala ditemui di lokasi seleksi kemarin.

Jumlah itu, lanjutnya, sesuai dengan kuota yang diberikan Pemprov Kaltara kepada Kabupaten Bulungan.”Artinya, ada lima peserta seleksi yang tereliminasi. Yang paling banyak laki-laki, karena peserta seleksi perempuan hanya tujuh dan yang dibutuhkan enam,” sebutnya.

Pria yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan ini menambahkan, peserta seleksi tersebut merupakan hasil seleksi yang dilakukan langsung di sekolah-sekolah yang ada di kecamatan.

“Awalnya 49 orang dari sembilan kecamatan minus Peso Hilir karena belum ada SMA/SMK-nya,” ungkapnya.

Jadi yang mengikuti seleksi terakhir ini sudah merupakan putra putri terbaik Bulungan sebagai paskibra.”Mudah-mudahan nanti semua bisa lolos di tingkat provinsi, dan minimal satu dari Bulungan lolos ke tingkat nasional,” harapnya.

Sementara salah satu panitia seleksi Paskibra tingkat Provinsi Kaltara Saharuddin mengatakan, paling lambat pertengahan April ini semua nama calon paskibra provinsi dari kabupaten/kota sudah masuk ke Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltara untuk mengikuti seleksi tingkat provinsi sekaligus untuk tingkat nasional.

“Untuk tingkat nasional hanya akan diambil satu pasang, satu laki-laki dan satu perempuan,” ungkap pria yang juga  Kepala Seksi Organisasi Kepemudaan dan Kepramukaan Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltara ini.

Sepasang itu, sambung dia, tak akan diseleksi lagi di pusat, tapi sudah otomatis menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 17 Agustus 2017  di Istana Negara.”Jadi tak ada seleksi lagi. Beda dengan tahun sebelum-sebelumnya, setiap provinsi mengirimkan dua pasang. Biasanya satu pasang gabung ke Paskibraka, satu pasang dikembalikan,” jelasnya.

Untuk seleksi sendiri, menurutnya, akan dilaksanakan 3-6 Mei nanti, dengan jumlah sesuai kuota masing-masing kabupaten/kota dengan total 50 orang.”Tapi yang dibutuhkan nanti sebagai paskibra di provinsi 40 orang,” ungkapnya.

“Tapi kita masih lihat perkembangannya , apakah nanti ada cadangan atau bagaimana,” katanya.

Terkait dengan pelaksanaan seleksi di daerah, kata dia, dari informasi yang diterimanya selain Bulungan, Tarakan, Nunukan dan KTT juga sedang dalam proses seleksi.

“Sementara untuk Malinau belum melakukan seleksi, namun akan melakukan seleksi pada minggu yang akan datang,” tuturnya.

Dia berpesan agar melakukan tahap seleksi sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan, termasuk tim penilai juga diharapkan dapat menyeleksi sesuai dengan standar.

“Agar perwakilan paskibraka di tingkat nasional nanti dapat mengharumkan nama baik provinsi Kalimantan Utara,” ujarnya.

Terkait dengan teknis penilaian, Serka Moh.Jazuli, tim penilai Paskibra Bulungan mengatakan, penilaian berdasarkan tinggi badan calon paskibra, laki-laki minimal 170 centimeter dan maksimal 180 cm, sedangkan perempuan minimal 165 cm dan maksimal 175 cm.

Selain tinggi badan, berat badan calon paskibraka juga diukur. Untuk berat badan, idealnya 60 kg.

“Rumusnya, tinggi badan 170-110=60 kg, jika berat badan di bawah 60 kg maka nilainya masih kurang rata-rata dari nilai idealnya yakni 60 kg,” jelas pria yang juga personel Kodim 0903/Tanjung Selor ini.

Menurutnya, penilaian tidak hanya dilihat dari fisik tapi juga kemampuan baris berbaris dan kemampuan daya tahan tubuh.”Intinya kekuatan fisik juga dinilai, dan itu yang paling utama,” sebutnya.(*/zal/ana)

Sumber : http://kaltara.prokal.co/read/news/10587-18-pelajar-bulungan-ikuti-seleksi-terakhir-paskibra.html

 

 

Simpan sebagai :

Berita terkait :